appologize

Kayla beserta Harus menahan tawa di belakang pintu melihat raut wajah Kenzo yang sedang di sidang oleh Januar dan juga Tristan.

“Jemput dek kasihan,” suruh Haris dengan suara pelan.

Kayla terkekeh lalu ia segera keluar. “Permisi ini tamunya adek,” Ucap Kayla seraya menarik tangan Kenzo.

“Adek!” Seru bang Januar.

“Kakak!” Ucap Kayla mengikuti gaya bicara Januar.

Januar memang tidak bisa marah kepada sang adik yang satu ini. “Awas macem-macem ya,” ancam nya dengan tatapan tajam ke Kenzo.

Kenzo mengangguk. “Dua macam bang,” jawabnya membuat Tristan siap-siap melempar sendalnya.


“Kan udah di bilang jangan kesini!” Ketus Kayla ke Kenzo.

Kenzo mengacak rambut Kayla gemes. “Nenek lampir buat kamu kesel hm?” Tanyanya.

Kayla tersenyum tipis, namun ia segera menunjukkan raut wajah kesal. “Eum! Mawwu Kayla gigit tuh nenek lampir, masa prince nya Kayla di tarik-tarik,” Ucap Kayla seraya memperagakan seolah-olah ia akan menggigit nenek Lampir tersebut.

“Kak Laura nenek lampir!” Lanjutnya membuat Kenzo tertawa.

“Dari dulu gak berubah, makin gemes aja Lo, pacaran yok?” Cetus Kenzo membuat Kayla terdiam.

Namun mereka di kagetkan akan sesuatu. “Heh heh heh!” Seru abang-abang Kayla, dengan perkakas satu-satu di tangan mereka.

Ada yang bawa sendal sampai panci dapur. Kayla segera mendorong Kenzo ke rombongan Araster Zone. Kenzo menatap Kayla kebingungan.

“Kayla mau bobo, ezo aja di marahin ya kakak byeeeee,” ucapnya.

Jack merangkul Kenzo. “Sama gue aja gimana pacarannya?” Tanya Jack membuat Kenzo bergidik ngeri.