Be mine?
Kayla dan Elvano sedang berjalan-jalan, sekarang mereka berada di sebuah taman. Taman yang indah di kala malam hari.
“Cantik,” Ucap Elvano.
Kayla tersenyum. “Bintang emang cantik,” Jawab Kayla.
“Lo.” Kayla sedikit Salting mendengar kata 'lo'. “Lo cantik Kay,” Sambung Elvano.
“Ihh apaan sih kak!” Protes Kayla, kini pipi Kayla benar-benar memanas.
“Ciee Salting.” Elvano terkekeh melihat muka Kayla yang benar-benar merah seperti tomat.
“Lo percaya cinta pada pandangan pertama Kay?” Tanya Elvano tiba-tiba.
Kayla mengangguk. “Percaya!” Jawabnya tegas.
“Itu yang gue rasain Kay, gue cinta pada pandangan pertama ketika melihat Lo, gue lihat Lo di spanyol. Gue lihat Lo kesakitan, sangat ingin gue datang dan memeluk Lo Kay. Tapi gue selalu kalah cepat dari Kenzo,” Jawab Elvano.
Jawaban Elvano berhasil membuat Kayla terdiam seribu bahasa. “Gue juga kalah saat merebut Laura, tapi gue sadar Kayla gak sebaik yang gue kira. Dan Lo Kay, gue juga kalah cepet dari dia,” Sambungnya.
“Itu artinya ada seseorang yang akan menggantikan kak Laura untuk kakak,” Jawab Kayla asal-asalan.
“Mungkin Lo orangnya Kay?” Lagi-lagi Kayla terdiam, bahkan untuk menatap mata Elvano ia tidak berani.
Perlahan Elvano menggenggam tangan Kayla. Membuat Kayla menatap mata Elvano. “Gue bakalan jaga Lo Kay, gue bakalan habisin orang-orang yang jahat sama Lo.” Mata Elvano memberitahu bahwa ucapan dirinya sangat sungguh-sungguh.
“Be mine? Kayla Pratama, mau jadi satu-satunya cewe yang akan gue mimpikan, yang akan gue bonceng setiap pagi berangkat sekolah, dan pulang sekolah, cewe yang akan menguasai pikiran dan semesta hidup gue.” Ajakan Elvano berhasil membuat Kayla terdiam dan shock, Kayla tidak tau harus menjawab apa sekarang.
“Kay?” Panggil Elvano.
Kayla tersenyum ke Elvano. Ia merasa sangat beruntung bertemu dengan Elvano, ia sangat beruntung hari ini menjadi indah karena Elvano.
