Ceritanya.....

Kirana dan Jeno sedang berada di mobil menuju perjalanan pulang.
“Jadi udah mau cerita?” Tanya Jeno memecahkan keheningan di mobil.
Kirana menoleh melirik Jeno yang sedang fokus menyetir. “Iya mau,” Jawab Kirana.
“Jadi ceritanya, 2 tahun yang lalu papa mama di temukan meninggal jatuh dari rooftop atap rumah,“Jelas Kirana. “Gak ada siapa-siapa disana, padahal jelas banget kan itu rumah Kirana, setelah terjadi hal itu rumah langsung di tutup. Tapi gak ada tanda-tanda penyusup masuk,” lanjut Kirana.
Jeno mengangguk sesekali menoleh ke arah Kirana yang sedang bercerita. “Terus?”
Kirana menghela nafas. “Terus kasus itu di anggap kasus pembunuhan. Dan pada saat itu 2 hari kemudia Kirana jatuh dari tangga, Kirana lupa ingatan ringan,” balas Kirana.
Tangan Kirana terlihat bergetar, ia terlihat sangat ketakutan. Seperti ada trauma di dalam dirinya.
Jeno memberhentikan mobil karena tepat di lampu merah, ia menggengam sebelah tangan Kirana, sedikit menenangkan. “Ada lagi?” Tanya Jeno dengan lembut.
Kirana menggelengkan kepalanya. “G-gak ada, Kirana takut,” lirih Kirana dengan nada lemah, air mata lolos dari matanya.
Jeno mengelus pelan telapak tangan Kirana. “It's okay, pelan-pelan aja, Lo juga sambil pemulihan ke psikolog kan?”
Kirana menjawab dengan anggukan. Ia memalingkan pandangannya ke arah luar jendela. Dengan kepala bersender di jendela mobil.
Lampu jalanan berubah menjadi hijau membuat Jeno lanjut fokus menyetir dengan satu tangan, dan satu tangan masih menggenggam tangan Kirana.