Day 1
Kayla turun dari motor Haris, hari ini ia ke sekolah tentu saja dengan Haris mengingat 8 kakaknya yang lain sedang di luar negeri. Entah sedang mengurus apa, tiba-tiba mereka semua secara bersamaan keluar negeri.
Kayla melangkahkan kakinya bersamaan dengan Haris, mereka sampai di mana anak-anak warriors sudah berkumpul dan jangan lupa Laura dan Poppy ada disana.
“Good morning!” Sapa Kayla dengan ceria.
“Good morning Kayla,” sahut mereka serentak kecuali Kenzo, Laura dan Poppy yang tidak menjawab sapaan Kayla.
“Kenzo marahan sama si cabe kecil itu?” Bisik Poppy ke Laura. Namun Laura tidak menjawab ia menyuruh Poppy untuk diam.
Kayla tersenyum lalu ia berkata. “Gue duluan ya,” pamit Kayla lalu ia beranjak dari sana.
“Gue? Sejak kapan ada kata gue di kamus adek Lo har?” Tanya Aksa kebingungan.
Haris hanya menggeleng tidak tau. “Bingung kakanda,” celetuk Aksa.
Tringgg
Bel menandakan istirahat telah tiba. Kayla menutup dan memasukkan buku-bukunya ke dalam laci mejanya. Ia menghampiri Hasmin sang ketua kelas yang ada di bangku pojok paling depan.
“Eum Hasmin boleh antar Kayla keliling sekolah gak? Kayla belum terlalu hafal,” Pinta Kayla. Hasmin mengangguk. “Ayo,” Jawabnya.
Di sana ada Reva pacar Hasmin, dan Juga Yasmin kembaran Hasmin, namun mereka biasa saja terhadap Kayla. Yang sewot malahan anak-anak lain di kelas.
“Rev, Lo gak takut si Kayla rebut cowok Lo? Dia kan murahan, kayak cabe-cabean,” Ucap salah satu cewe disana dengan mengejek Kayla.
Kayla yang masih di sekitar kelas dapat mendengar ucapan cewe tersebut, ia hanya tersenyum yang tidak dapat di artikan.
Reva menghela nafas ia jalan menghampiri cewe itu dan gerombolannya. “Kayaknya gue lebih mending di tikung Kayla, karena Kayla lebih manis dari pada Lo deh,” Sarkas Reva lalu berjalan hendak ke luar kelas, ia sengaja menabrak bahu cewe yang menghina Kayla tadi.
Reva berhenti sejenak dan membalikkan badannya. “Oh ya, cabe jangan manggil cabe, dan jangan menganggap seseorang murahan kalo lo lebih murahan dari lo,” tambah Reva lalu ia benar-benar keluar dari kelas di ikuti oleh Yasmin.
“Kece!” Puji Yasmin Ke Reva.
Hasmin menjelaskan semua ruangan-ruangan yang ada di sekolah ini ke Kayla. Sekarang mereka sudah berada di lantai 4 dimana banyak ruangan-ruangan penting, dan juga kelas 12 di sini.
Tidak sengaja Kayla berpapasan dengan Kenzo dan juga mata mereka saling menatap satu sama lain.
“Oh ya Hasmin, nanti Kayla nonton Hasmin latihan ya bareng Reva dan Yasmin boleh ya?” Tanya Kayla sengaja mengeraskan suaranya agak di dengar oleh Kenzo.
Hasmin sedikit kaget, namun ia mengangguk. “Boleh dong,” Jawabnya.
“Yeayyy!” Seru Kayla dengan gembira.
