Hate

Kayla berlari sekencang mungkin menuju parkiran, dan benar saja di parkiran tertinggal anak-anak warriors dan juga Laura disitu.

“Maksud kak Laura apa?” Tuntut Kayla setibanya di sana.

Mereka semua menatap Kayla kebingungan. “Maksud? Lo ngomongin apa sih?” Tanya Laura kebingungan.

Kayla mengeluarkan handphone lalu memutar video yang ia dapat dari anonymous tadi. Laura melihat video itu dengan seksama, ada perasaan takut di dirinya tiba-tiba namun ia berusaha tenang.

Setelah selesai Kayla kembali meletakkan handphone nya ke saku baju sekolahnya. “Kak Laura neror aku kenapa kak? Kayla gak salah apa-apa sama kakak!” Bentak Kayla.

Kenzo kebingungan mendengar perkataan Kayla. “Maksud lo Kay?” Tanya Kayla.

“Kak Laura yang meneror Kayla !” jawab Kayla dengan nada tinggi.

“Lo ada bukti?” Tagih Kenzo. Dengan segera Kayla membuka kembali video tersebut.

“Bahkan di video itu tidak terlihat muka nya, darimana Lo bisa nyimpulin itu Laura?” Tanya Kenzo kembali.

Laura mengangguk setuju. “Kalo yang begini baru jelas, murahan,” gerutu Laura, lalu mengeluarkan handphone nya dan menunjukan sebuah video ke Kenzo.

“Itu Lo kay?” Tanya Kenzo. Video tersebut menunjukkan dimana Kayla sedang berpelukan dengan seorang cowo.

“Kak Sandy,” ucap Kayla.

“Siapa Lo? Om-om simpanan lagi? Cih dasar murahan,” sindir Laura.

Kayla memasang muka marah, dengan segera ia menjambak rambut laura. “Kok kakak ngalihin pembicaraan? Padahal tadi jelas-jelas lagi bahas kalo kakak neror Kayla!” Bentak Kayla dengan tangan yang masih menjambak rambut laura.

“Arghh, Ken tolong sakit,” ringis Laura kesakitan ia bahkan tidak melawan sama sekali.

“Kayla lepas!” Bentar Kenzo. Dengan tidak sengaja Kenzo mendorong badan Kayla membuat Kayla jatuh dan terbentur aspal.

“Aw, sakit.”

Kenzo merasa kasihan, namun ia juga merasa marah dengan Kayla. Dia seenaknya menuduh Laura yang bukan-bukan dan menjambak Laura dengan brutal. “Memang bener semua cewe manja itu MURAHAN!” Ucap Kenzo dengan menekankan kata 'murahan'.

Kenzo menarik tangan Laura dan membawa Laura pergi dengan motornya. Meninggalkan Kayla dan anak-anak warriors disana.

“Lo Gpp kay?” Tanya Elvano menghampiri Kayla.

Elvano melihat tangan Kayla berdarah karena tergores aspal, ia hendak menolong Kayla namun segera di tepis kuat oleh Kayla.

Kayla segera berdiri lalu berlari keluar dari sekolah, dan menaiki sebuah taksi.

Elvano hendak mengejar, namun di tahan oleh haris. “Lo abangnya kenapa diam aja dari tadi sih?” Kesal Elvano.

Haris tersenyum simpul. “Lo bakalan tau suatu saat nanti, gak usah di kejar. Kita ikutin dari belakang,” Jawab Haris.

“Gue sama Raka ke basecamp ya, biar Aksa, El, sama Lo Haris, yang ngikutin Kayla,” Usul Johan.

Mereka semua mengangguk. Lalu segera beranjak dengan motornya masing-masing.