Kedatangan

Semua mata para murid Neo Zen High school, tertuju pada Kayla yang baru saja turun dari mobil antaranya.

Hari ini Kayla di antar oleh Januar, karena Tristan sedang ada perkejaan. Walaupun semalam Tristan bersikeras ingin mengantar Kayla karena ia sangat khawatir kepada Kayla.

“Kakak, Kayla mau ke Kak Haris sama Kak ezo di sana,” Ujar Kayla Ke Januar seraya menunjuk rombongan warriors.

Januar mengangguk, lalu mengacak gemas rambut sang adik. “Yaudah sana, kakak ke kantor guru dulu ya. Hati-hati adek,” ucapnya mengizinkan Kayla.

Kayla langsung berlari ke arah warriors yang sedari tadi juga ikut melihat Kayla. “Hai Kak Haris, Hai kak Ezo,” Sapa Kayla ketika sampe di sana.

“Hai neng geulis,” sapa Aksa, namun sapaan Aksa di cuekin oleh Kayla. Raka dan Johan yang melihat itu tidak dapat menahan tawanya.

“Makanya jangan sksd,” bisik Johan sambil menyikut tangan Aksa. Aksa hanya bisa memberikan ekspresi kekesalannya karena di ejek oleh Johan.

“Hai adek,” sapa Haris balik.

“Kenapa mata semua orang lihat ke Kayla ya Ezo?” Tanya Kayla sambil mendongakkan kepalanya menatap mata Kenzo.

Kenzo melihat ke sekitar dan benar saja, semua mata menuju ke Kayla. “Karena kamu cantik,” Jawab Kenzo dengan tenang seraya mengacak rambut Kayla.

Teman-teman Kenzo bergidik ngeri dengan ucapan Kenzo barusan, namun berbeda dengan Kayla dia malah terlihat senang.

“Hai kak El, hai kak Raka, hai kak Johan,” Sapa Kayla satu persatu seraya melambaikan tangan.

“Hai Kayla,” jawab Raka dan Johan berbarengan.

“Hai adek,” Jawab Elvano kemudian.

“Kok gue gak di sapa?” Tanya Aksa berbisik ke Johan.

Johan mengangkat bahunya. Haris menghampiri Aksa lalu berbisik sesuatu ke dirinya. “Fyi aja nih, dia gak suka di sapa duluan. Kesannya Lo pedofil,” ucap Haris ke Aksa, membuat Aksa kaget.

Aksa menatap ke arah Kayla, namun Kayla tidak mau menatap balik ke arahnya. “Gimana dong ini,” lirih Aksa ke Haris dan Johan.

“Gatau,” ucap mereka berbarengan.


“Hai Ken,” sapa seorang cewe yang baru saja sampai di rombongan mereka. Cewe tersebut langsung merangkul tangan Kenzo. Kayla yang melihat itu menatap Kenzo dengan tatapan tidak suka.

Kenzo yang sadar ia segera melepas tangannya dari cewe tersebut. “Hai Laura,” sahutnya.

Cewe bernama Laura tersebut merasa keheranan. Lalu ia mengalihkan pandangannya menatap Kayla. “Anak baru?” Tanya Laura.

Kayla tersenyum kearah Laura. “Aku Kayla kak,” ucap Laura memperkenalkan diri. “Laura,” Jawab Laura singkat.

“Itu temen gue Poppy,” lanjutnya memperkenalkan temannya.

“Hai kak Poppy, nama kakak kayak dog,” cetus Kayla blak-blakan membuat Warriors tertawa.

Kayla menatap Haris. “Iyakan kak? Kayak dog papa,” sambungnya.

Haris mengangguk sambil menahan tawa.

“Sumpah nih anak annoying banget sih, gue Jambak ya?” Bisik Poppy ke Laura. Laura hanya menatap Poppy sesaat, tidak menghiraukan ucapan Poppy.

Kayla yang melihat Laura dan Poppy berbisik ia berkata. “Kalo kata Papa gak boleh berbisik di kalangan rame, nanti timbul ke salah pahaman.”

Perkataan Kayla membuat semua yang ada disitu tertawa. Namun tidak dengan Poppy dan Laura, ia sangat kesal dengan kehadiran Kayla.

Kayla hanya tersenyum menunjukkan ekspresi polosnya melihat raut wajah Poppy yang kesal terhadap dirinya.