Kembali

Aku melihat Johnny yang baru saja tiba, dengan cepat aku berlari dan memeluk badan besar Johnny yang sangat aku rindukan.

Johnny sedikit kaget, namun ia langsung membalas pelukan ku erat-erat.

“I'm home,” bisiknya tepat di telingaku.

Aku mendongakkan kepala menatap mata Johnny. “I Miss you,” ucapku dengan nada manja seraya mengerucutkan bibirku.

Johnny mengecup bibirku sekilas membuat mukaku memerah. “Miss you too princess,” balasnya.

“Jadi ini calon menantu mama?” Ucap seorang wanita tiba-tiba menghampiri kita berdua. Aku segera melepaskan pelukan Johnny, menatap wanita itu.

“Iya ma ini calon menantu mama namanya Kirana,” ucap Johnny sambil tertawa kecil.

Aku melihat ke arah Johnny sekilas, aku yakin bahwa di depan ku sekarang adalah mama dan papanya Johnny. Dengan cepat aku membungkukkan badan memberi salam kepada kedua orang tua Johnny. “Salam kenal om, Tante saya Kirana.” Ucapku.

Mama Johnny tersenyum lalu memelukku, aku sedikit terkaget namun aku juga membalas pelukan Mama Johnny. “Panggil mama aja sayang,” tuturnya hanya ku balas dengan senyuman canggung.

“Kayaknya masih ada yang mau kangen-kangenan nih ma, kita pergi aja yuk,” ucap papa Johnny seakan-akan mengejek kita berdua.

“Yaudah ma,pa pulang sama Dika ya, tuh Dika nya disana,” ucap Johnny. Dika menyadari bahwa Johnny menunjuk dirinya ia segera menghampiri kami.

“Mari pak, Bu saya antar,” ucap Dika dengan ramah.

“Yaudah kami duluan ya, kalian jangan lama-lama loh ya, Kirana nya jangan di apa-apain Jo awas ya kamu kalo calon mantu mama kenapa-kenapa,” ancam mama Johnny sebelum melangkahkan kakinya pergi.

“Yang anaknya siapa nih sekarang?” Gumam Johnny.

Aku mencubit pinggang Johnny membuat ia meringis lebay padahal cubitannya pelan.

“Awwww, sakit sayang kenapa hm?” Eluhnya.

“Kok gak bilang papa mama kamu juga kesini, mana tadi aku langsung nyosor!” Kesal ku.

Johnny mengacak-acak rambut ku lalu merangkul pinggangku. “Suprise,” ucapnya membuat aku kesal.