Mama Papa marahan

Agent Irregular sedang berada di mobil menuju ke salah satu titik untuk menjalankan misi. Seperti biasa di mobil tidak pernah ada yang namanya diam, selalu dengan keadaan ribut dengan candaan mereka.

“Btw ngomong-ngomong nih ya, tumben Lucy duduk di tengah? Biasanya di depan bareng Jeno?” Tanya Renjun.

“Mama papa lagi marahan ya?” Celetuk Jaemin.

Jeno yang mendengar pertanyaan ngaur dari Renjun dan Jaemin hanya tersenyum dan fokus mengemudi.

“Jangan ngadi-ngadi deh kalian,” Bantah Lucy. “Orang lagi mau Deket sama winter kok,” Lanjut Lucy sambil memeluk Winter yang ada di sampingnya.

“Mama kalo marahan sama papa bilang ya? Winter gamau jadi anak gak ada orang tua ma,” Canda Winter sambil mempout bibirnya layaknya bayi.

Dengan segera Lucy menoyor kepala Winter dan juga melepas pelukannya. “Sama aja bloonnya.”

“Senyum-senyum aja pa dari tadi, jawab atuh beneran berantem?” Kini giliran Haechan yang berada di kursi penumpang depan, tepatnya berada disamping Jeno, bertanya kepada Jeno.

“Sekali lagi Lo manggil gue Papa, gue pastikan pintu mobil terkunci itu bisa buat Lo terjatuh karena gue tendang ya,” Jawab Jeno dengan pandangan yang masih fokus ke jalanan.

Suasana mobil penuh dengan tawa mereka sekarang, hal sepele seperti ini bisa membuat mereka tertawa. Seakan-akan tidak akan ada bahaya yang akan mendatangi mereka.

Mereka hanya bersikap seperti remaja biasa yang sedang mengalami masa pubertas, dan juga menemukan sahabat yang benar-benar tulus.