Menyamar

Lucy dan Haechan sudah berada dekat dengan kantor kejaksaan. Mereka sekarang sedang menyamar menjadi tukang service komputer.
Komputer yang mereka jadikan target adalah komputer Jaksa Lee. Jaemin sendiri telah mengirimkan sebuah link ke komputer sekretaris Jaksa Lee.
Dengan begitu Lucy dan Haechan akan bertindak memanipulasi.
Setelah mendapatkan telepon dari sekretaris Jaksa Lee, mereka berdua segera masuk ke dalam kantor kejaksaan. Dan menghampiri ruangan Jaksa Lee. Kedatangan mereka berdua disambut panik oleh sekretaris Lee, dia sangat takut akan terjadi apa-apa dengan komputernya.
“Apa kalian yang akan menservis?” Tanya sekretaris Jaksa Lee dengan panik.
Lucy dan Haechan mengangguk, “iya benar, boleh saya cek terlebih dahulu?” Tanya Haechan.
Sekretaris Jaksa Lee memberi izin, lalu mereka berdua mengecek komputer yang ada di meja sekretaris Jaksa Lee.
Ketika Haechan sedang sibuk mengotak-atik komputernya, Lucy bertanya kepada Sekretaris Jaksa Lee. “Ahh apakah komputer kamu terhubung dengan komputer Jaksa Lee?” Tanya Lucy.
Sang sekretaris menggelengkan kepalanya. “Namun komputer kita tersambung dengan WiFi yang sama,” Jawabnya.
“Oooo..... Itu sangat bahaya, virus ini sangat bahaya dan kemungkinan sudah masuk ke komputer Jaksa Lee,” Ujar Haechan dengan nada melebih-lebihkan.
Sekretaris yang mendengar itupun semakin panik, dia sangat takut kalo komputer Jaksa Lee akan kenapa-kenapa.
“Apa bisa di perbaiki? Sebelum Jaksa Lee datang?”
Lucy dan Haechan mengangguk, “serahkan kepada kami,” ucap Lucy. Lalu mereka berdua berjalan memasuki ruangan Jaksa Lee.