Misi besar

Ignore Haechan in this photo
Agent Irregular memasuki markas besar, ketika pintu terbuka dan mereka semua melangkahkan kaki ke dalam. Di depan mereka sudah ada Agent Regular telah menunggu kedatangan mereka.
Johnny melangkahkan kakinya sedikit maju ke depan. “Selamat datang kembali Agent,” Sapanya.
“Saya akan menjelaskan seberapa penting kalian dalam misi besar ini,” Lanjutnya.
Ia menyalakan sebuah proyektor lalu terpapar lah sebuah gambar dari virtual hologram yang tersambung dengan proyektor tersebut.
“Apa Jaemin sudah menjelaskan tentang misi ini ?” Tanyanya.
Jaemin segera menjawab pertanyaan Johnny dengan sigap. “Siap sudah tuan,” tegasnya.
Johnny hanya menganggukkan kepalanya, lalu ia berjalan dan mensejajarkan posisinya dengan Agent regular lainnya.
Seperti tau kode yang di berikan oleh Johnny, Taeyong mengangguk dan memgambil alih.
“Yang akan kalian hadapi adalah presiden, dan BIN sendiri adalah lawan kalian disini. Mereka bukan ingin menangkap kalian, tapi BIN ingin menangkap Presiden,” jelasnya.
“Tapi yang harus kalian tau, ketika BIN yang menang, maka kita yang kalah. Hanya ada 2-” Taeyong memotong pembicaraannya.
“Mati atau Penjara, how? Ready?” Tanyanya, kini Taeyong sudah berada tepat di belakang Agent Irregular.
“Siap, Kami sangat siap,” ucap Agent Irregular bersamaan.