Percaya diri kalian sendiri

Lucas dan Yuqi kembali ke ruangan dimana Jaemin dan Renjun berada.

Ketika melihat mereka berdua masuk ke ruangan, Jaemin hendak berbicara namun dengan segera Lucas meletakkan jari telunjuknya di bibir, menandakan mereka untuk diam.

Yuqi segera membuat tanda bertanya 'dimana handphone kalian'. Awalnya Jaemin dan Renjun tidak ingin memberikan Handphone mereka, namun setelah di ancam oleh Lucas, mereka memberikan itu kepada Yuqi.

Dengan cepat Yuqi memecahkan handphone mereka berdua menggunakan pistol yang kosong tidak ada peluru.

“Lo gila?” Protes Renjun.

“Lo yang gila,” Balas Yuqi tak kalah nyolot.

“Lo berdua BIN? Temennya Jeno? Si pengkhianat? Mau nangkep kita terus ngasih kita terus kalian naik jabatan?” Kata Renjun dengan nada emosi.

Lucas dan Yuqi hanya terkekeh mendengar perkataan Renjun.

“Lo berdua di sadap, kalo Lo mau selamat, keluar dari ruangan ini di sebelah akan ada pintu, itu pintu tangga darurat. Di lantai dasar akan ada mobil yang menunggu kalian, mobil kosong tepat di depan pintu masuk-keluar tangga darurat,” perjelas Lucas. “Masuk ke mobil itu, duduk di paling belakang jika kalian ingin selamat,” Lanjut Lucas.

Renjun dan Jaemin hanya kebingungan, apa yang mereka maksud? “Darimana kami bisa percaya kalian?” Tanya Jaemin.

Lucas dan Yuqi yang hendak keluar mendengar pertanyaan Jaemin mereka menghentikan langkahnya. “Jangan percaya kami, percaya diri kalian sendiri,” balas Yuqi lalu mereka keluar dari ruangan tersebut.