Pertemuan pertama
Kringgg...
Suara dari arah pintu yang menandakan ada yang masuk ke toko roti ku.
“Selamat siang, selamat datang ke Danita's Bakery,” Sapa ku ke pengunjung yang baru datang.
Namun tidak ada jawaban, bahkan tidak ada tanda-tanda orang masuk. Serem, bulu kudukku berdiri seketika.
Karyawan ku yang sedang membersihkan meja, memberi kode bahwa ada seseorang di depan sedang melihat-lihat cake yang ada di depannya. Aku melihat ke bawah, wah ternyata pelanggan ku kali ini seorang anak kecil yang sangat cantik.
Aku menghampirinya, lalu berjongkok untuk menanyakan tujuan kedatangannya. “Hei cantik, kamu sama siapa kesini?” Tanyaku sambil membelakangi rambutnya yang berantakan ke belakang telinganya.
“Mau cake,” jawabnya dengan nada yang sangat imut.
“Cake? Kamu mau cake apa cantik?” Tanya ku lagi. Ia melihat-lihat cake yang ada dengan mata indahnya.
Aku menggendongnya menunjukkan semua cake yang ada disini. “Do you have strawberry cake?” Tanyanya sambil menatapku.
Aku berfikir sejenak, mengingat stock cake yang ada disini. “Yah cake strawberry nya habis, How about a cheese cake?” Tanyaku menawarkan cake lain agar dirinya tidak kecewa.
“Eum!” Jawabnya dengan anggukan semangat. Aku tersenyum lalu memanggil karyawan ku yang sedang bersih-bersih. “Coba bilang, kak Rara mau cheese cake,” suruh ku ke anak kecil yang sedang aku gendong.
“Kakak Rara mawwu cake,” ucapnya mengikuti yang aku suruh.
Rara segera meninggalkan pekerjaannya, lalu mengambil sebuah cheese cake.
“Do you have Strawberry ice cream?” Tanyanya lagi. Aku mengangguk. “Coba minta ke kak Rara,” suruhku lagi.
“Kak Rara I want strawberry ice cream,” ucapnya dengan imut.
“Siap!” Jawab Rara.
Aku membawa anak kecil yang menggemaskan ini ke tempat duduk sambil menunggu pesanannya datang.
