Rencana —3
“Dulu presiden Lee dan juga atasan Choi bersahabat dari kecil,” kata Lucy menceritakan semuanya dari awal.
“Sampai suatu hari, mereka mencoba untuk membuat sebuah eksperimen, dimana atasan Choi yang bertanggung jawab atas pembuatan virus, dan presiden Lee yang bertanggung jawab dengan pembuatan vaksin,” lanjutnya.
“Virus? Jika Vaksin berada di presiden Lee maka virus itu ada atasan Choi?” Tanya Yuqi.
Lucy menggeleng. “Tidak ada yang tau dimana keberadaan virus tersebut. Presiden Lee mengetahui bahwa virus tersebut masih ada di atasan Choi, namun kejadian 5 tahun yang lalu membuat lab mereka hancur kebakar,” Jawab Lucy.
“5 tahun yang lalu dimana komandan Winwin di ambil oleh BIN? Dan terjadi perang antara Presiden Lee dengan atasan Choi?” Kini Lucas yang bertanya.
Jeno hanya mendengar dan memahami semua pembicaraan mereka. Lucy mengangguk. “Presiden Lee berkhianat ingin menjadi presiden, dan menjalankan semua rencana buruknya, penggelapan dana, korupsi, dll yang di wakilkan oleh Jaksa Lee,” Jawab Lucy.
“Tanpa presiden Lee ketahui, bahwa atasan Choi telah membentuk Agent rahasia,” ucapan Lucy terjeda. “Walaupun dengan terpaksa,” lirih Lucy dengan nada rendah.
“Terpaksa?” Tanya Lucas penasaran.
Lucy mengangguk. “Dan tanpa sepengetahuan atasan Choi, presiden Lee memasukkan anaknya ke BIN, agar bisa jadi perisai di masa depan,” lanjut Lucy sambil melihat ke arah Jeno yang menunduk melamuni sesuatu.