siapa aja yang penting bukan Kenzo
Queen sudah sampai di mana anak warriors dan firework akan bertanding di track balapan. Ya benar bukan Kayla, namun Queen. Tapi Queen berusaha bersikap seperti Kayla agar tidak ada yang curiga. Sebenarnya itu sudah dia lakukan sedari tadi di sekolah, dan tidak ada yang menyadarinya.
“Hai Yasmin,” sapa queen dengan ramah seperti Kayla biasanya menyapa seseorang.
“Hai, ayo kita ke sana, bentar lagi bakalan di mulai,” Ajak Yasmin lalu di iyakan oleh Reva dan juga Queen.
Waktu berjalan dengan begitu cepat, pertandingan sudah di mulai. Anak warriors tidak semuanya turun pada pertandingan itu, hanya Kenzo, Elvano dan juga Raka.
Pertandingan sudah memasuki putaran terakhir, Hasmin memimpin pertandingan dengan memposisikan dirinya di peringkat pertama, di susul oleh Kenzo dan Elvano di peringkat dua dan tiga.
“Hasmin semangat! Kak Elvano semangat!” Teriak Queen menarik perhatian banyak orang.
“Sebenernya lo dukung siapa sih? Mereka berdua di kubu yang berbeda loh?” Tanya Yasmin keheranan.
“Siapapun itu yang penting bukan kak Kenzo, pasti Kayla dukung!” Jawab Queen dengan tegas.
Pertandingan berakhir, posisi pertama di tempati oleh Kenzo, dan di susul oleh Hasmin di posisi kedua dan Elvano di posisi ketiga.
Queen, Yasmin, Reva menuju ke belakang untuk menghampiri Hasmin. Namun Queen meminta izin untuk ke kumpulan Warriors, dan di setujui oleh Reva dan Yasmin.
Queen memasuki ruangan di mana anak-anak warriors telah berkumpul bersorak gembira atas kemenangan Kenzo.
Mereka terdiam sejenak ketika Queen masuk menghampiri mereka. Senyum Kenzo tidak dapat di tahan, ia tersenyum lebar ketika melihat Queen masuk ke dalam. Mungkin dia mengira bahwa itu Kayla, gadis yang sangat ia sayangi. Sayang sekali dia tidak tau bahwa yang sekarang di hadapan dia adalah Queen, pribadi Kayla yang lain, yang sangat ingin mencakar-cakar mukanya sekarang juga.
“Kak El, it's okay, juara tiga juga gak buruk!” Seru Queen dengan nada bicara ceria seperti Kayla.
Kenzo menarik kembali senyumannya ketika melihat Queen yang ternyata menghampiri Elvano.
Elvano tersenyum. “Iya Kay, makasih ya udah di semangati.” Elvano tersenyum lalu menyuruh Queen untuk duduk di sampingnya.
“Pulang bareng gue ya?” Ajak Elvano.
Queen mengangguk setuju, lalu ia melirik sekilas ke arah Kenzo yang sedang menekuk mukanya.
