Siapa kalian?
Haechan, Jaemin dan Renjun telah sampai ke tempat dimana Winter disekap. Dan benar saja, mobil yang di belakang mereka, benar-benar mengikuti mereka.
Mobil mata-mata yang mengikuti mereka bertiga berada di belakang mereka, tepat di bawah sebuah pohon.
“Kok gue rada serem,” cicit Renjun.
“Gimana kalo mereka BIN¹!” tambah Jaemin.
Haechan menoyor kepala Jaemin, sehingga sang empunya meringis kesakitan. “Mulut Lo.”
“Apa mereka mencurigai kita?” Tanya seorang pria misterius yang ada di mobil belakang mobil Agent Irregular.
“Ya Lo pikir aja, gimana gak di curigai, orang Lo parkirnya tepat dibelakang mereka,” Jawab temannya, seorang cewe misterius.
Dugg
Suara barang jatuh tepat di atap mobil mereka. Beberapa detik kemudian muncul sebuah kepala di jendela sebelah pengemudi.
Ternyata suara tersebut adalah suara orang yang melompat dari pohon. Orang tersebut tengkurap di atap mobil mereka, lalu mengintip ke kaca mobil di sebelah pengemudi.
Tok tok tok
Suara ketukan kaca mobil yang dibuat oleh orang yang baru saja melompat ke atas mobil mereka.
Terpaksa pria misterius yang didalam mobil tersebut membuka kaca mobilnya, dan menampakkan orang yang tadi melompat ke atas mobil.
Orang tersebut tersenyum mengejek ketika kaca mobil terbuka. “Woopsieee, saya kira mobil rekan saya, ternyata mobil penguntit, satu cewe satu cowo.” Sarkasnya.
Ternyata orang tersebut adalah Lucy, dia sedari tadi telah menunggu kedatangan mereka, dan menunggu diatas pohon. Dan tepat saja mobil penguntit tersebut berhenti dibawah pohon yang dinaiki oleh Lucy.
Pria misterius tadi merasa kesal lalu menutup kembali kaca mobilnya.
Tok tok tok
Lucy kembali mengetuk kaca mobil mereka. Pria misterius itu kembali membuka kaca mobilnya. “Apa?”
“Kalian bodoh hahahahahahahahaha.” Lucy tertawa sangat kencang setelah mengejek mereka.
Lalu ia membenarkan posisinya menjadi duduk diatas atap mobil, meluruskan kakinya menjadi didepan kaca mobil, lalu turun layaknya sedang menaiki perosotan.
Setelah mendarat dengan selamat, Lucy membalikkan badannya, lalu menjulurkan lidahnya ke arah mereka. “Wleekkkkk,” ejek Lucy.
Lucy berjalan ke arah mobil Agent Irregular dan masuk ke dalamnya. “Hai kalian,” sapa Lucy.
Haechan, Renjun, dan Jaemin yang sedari tadi menyaksikan aksi Lucy, tertawa terbahak-bahak ketika Lucy masuk kedalam mobil.
“Sumpah ya luc, gue gak bakalan ngerti otak Lo hahahahahaha.” Ucap Haechan.
“Gude gitu.”