Telat

Lucy terkagum ketika melihat sebuah bangunan yang di depannya. “Ini Lab mereka?” Tanya Lucy dengan pandangan yang tidak lepas dari bangunan tersebut.
Jeno mengangguk. “Gak heran sih Atasan Choi bisa mendanai para Agent, dengan fasilitas yang begitu wahhhh,” Jawabnya di saut anggukan setuju oleh Lucy.
“Yaudah yok tunggu apalgi,” ajak Lucy. Lalu mereka berdua melangkahkan kaki ke dalam bangunan tersebut.
“Kayaknya para bodyguard atasan Choi ngamuk disini,” ucap Jeno ketika melihat keadaan bangunan ini yang sangat kacau berantakan.
“Kita telat,” Tutur Lucy.
Cklikk
Suara berasal dari pijakan Jeno. “Shit,” umpatnya.
“Wait, Lo injak-” ucapan Lucy terpotong.
“Bom,” saut Jeno memotong ucapan Lucy.
Lucy terngaga kaget. “Ini cuman tombol control-nya, Lo cari dimana letak bom itu,” suruh Jeno. Lucy mengangguk lalu segera mencari dimana keberadaan bom tersebut.