The Agent

Jaemin dan Renjun memasuki mobil yang di maksud oleh Lucas. Dengan perasaan enak tidak enak mereka memasuki mobil tersebut.
“Kalo di tangkap pasrah aja Jun,” Kata Jaemin.
Renjun mengangguk pasrah. Lalu mereka terkejut ketika melihat Winter memasuki mobil disusul oleh Haechan.
“Kalian di tangkep juga?” Tanya Renjun. “Sama Lucas?” Lanjut Renjun.
Haechan mengangguk lemah. “Yaudah atuh, kan kita udah prediksi ini, mati atau Penjara gak buruk juga,” Kata Jaemin.
“Masalahnya gue gak suka banget sama yang namanya Yuqi, songong banget,” Kesal Winter.
Tiba-tiba seorang pria masuk ke mobil dan duduk di kursi pengemudi, ia segera melepas topi yang ia kenakan. “Maaf ya rekan saya songong, dia cuman bercanda,” ucap pria tersebut.
Semua yang ada di mobil kaget kebingungan melihat dia. Dia adalah Jeno, Ya benar Jeno rekan, sekaligus Agent yang sangat handal dulu, ternyata dia adalah anggota BIN.
“Wah pengkhianat ternyata, gak nyangka ya kita di tangkap sama temen sendiri. Kira-kira Lo masuk penjara juga gak ya? Lo kan Agent dulu, ahhh kayaknya sih enggak kan orang dalem,” Sarkas Renjun.
“Siapa masuk penjara?” Tanya seorang wanita yang baru saja memasuki mobil mereka. Sama seperti Jeno ia melepas topi yang ia kenakan.
Agent Irregular sangat terkejut, bahkan sampai tidak bisa berkata-kata ketika melihat seseorang yang baru saja masuk ke dalam mobil.
“LUCY?!” teriak mereka serentak.
“The Agent bisa masuk penjara? Wah parah, jalan Jen kita buat keributan di penjara,” perintah Lucy dengan nada bercanda, membuat Jeno sedikit terkekeh.
“Siap !” Balas Jeno.
Keempat Agent lainnya masih terdiam, tidak bisa berkata-kata. Di satu sisi mereka senang, di satu sisi mereka bingung dengan keadaan sekarang.