Tidak...
“Hai, sorry tadi gue habis dari toilet,” ucap seseorang yang baru saja menghampiri Jaehyun, Yuta, dan Kirana di meja makan. Ia adalah Kun atau dokter Kun.
Sesungguhnya di depan Kirana sekarang adalah orang-orang yang sangat di hindari olehnya, ia masih bisa menerima kejahilan seorang Kak Johnny, dan kedinginan Kak Doyoung.
Namun entah mengapa jika berhadapan dengan kedua dokter sekaligus sahabat kak Jaehyun ini membuat Kirana takut.
“Apa kabar Kirana?” Tanya Kun.
Kirana tersadar dari lamunannya. “Tidak,” ucap asal Kirana.
Kun menyatukan alisnya keheranan. “Tidak?”
Kirana salah tingkah ia baru saja tersadar atas apa ucapannya tadi. “M-maksud Kirana baik,” ucap Kirana.
Kun dan Yuta hanya terkekeh, mereka sudah paham dengan tingkah Kirana sekarang, bukan pertama kali Kirana bertingkah seperti ini.
“Jadi Kirana, apa kamu sudah ingat semuanya?” Tanya Yuta tiba-tiba membuat Kirana tersentak.
Jaehyun yang melihat tingkah Kirana, segera memberi kode ke Yuta untuk tidak menanyakan hal itu terlebih dahulu.
“Kalian mau sampai sih nyuruh Kirana ingat ingat ingat?!” Teriak Kirana. “Apa yang harus Kirana ingat hah!” Lanjut Kirana dengan nada marah seraya berdiri dari duduknya. “Kirana gak paham!” Jerit Kirana setelah itu ia segera berlari keluar dari restoran.
“Tunggu disini dulu ya bro, biar gue kejar,” ucap Jaehyun dijawab anggukan oleh Yuta dan Kun.
“Masih aja takut,” tutur Yuta tiba-tiba. Kun hanya memberikan senyum yang tidak bisa di artikan.
