TKP

Jaehyun dan Johnny kini sudah berada di TKP beserta beberapa pihak kepolisian lainnya.

Mereka terheran karena TKP terlihat rapi, seperti tidak ada kejadian apapun disini. Hanya ada darah korban yang terciprat di dinding.

Johnny jongkok lalu ia mengambil sebuah potongan kain dan memasukkan ke dalam plastik yang di sediakan, agar bisa di cek, apakah itu sebuah bukti.

Johnny berdiri lagi dan menghampiri Jaehyun, ia memperlihatkan apa yang ia ambil tadi. “Potongan kain,” Ujarnya.

Jaehyun menoleh, dan melihat ke arah potongan kain tersebut. “Bisa saja milik korban, tidak mungkin milik pelaku dilihat dari tkp yang begitu bersih.”

Johnny mengangguk lalu ia memasukkan plastik yang berisikan potongan kain itu ke saku jaket yang ia pakai.

Ketika mereka sedang mengecek sedetail mungkin TKP, seorang petugas berteriak membuat semua terfokus kepada dia.

“Semuanya, saya menemukan sarung tangan,” teriaknya seraya mengangkat hasil penemuannya.

Johnny dan Jaehyun menghampiri petugas tersebut, lalu mereka segera mengecek sarung tangan yang di temukan.

“Ini bukti sangat penting, kalian simpan baik-baik,” perintah Jaehyun lalu ia pergi tanpa pamit.

Johnny yang kaget dan kebingungan atas tingkah Jaehyun dia hanya mengangguk. “Tanpa Lo suruh juga bakalan di jaga sih,” Monolog Johnny.