Tuan Jo

“Masuk,” kata Johnny ketika melihat Lucy membuka pintu mobilnya.
Sebelum masuk Lucy membungkuk memberi salam, lalu ia segera masuk dan duduk di kursi penumpang.
Johnny menyalakan mesin mobil, dan ia menjalankan mobilnya perlahan, Lucy hendak bertanya namun ia sangat takut untuk angkat suara.
Johnny sedikit menoleh kearah Lucy, ia melihat Lucy yang gugup memainkan tangannya, membuat Johnny mengangkat senyumannya sedikit.
“Sudah sembuh?” Tanya Johnny.
Lucy kaget mendengar suara Johnny, ia segera menoleh ke arah Johnny. “S—sudah tuan....” Jawab Lucy dengan nada yang sedikit bergetar.
“Santai saja Lucy,” suruh Johnny melihat Lucy yang sangat panik dan kaku sekarang.
“I—iyya tuan, kita mau kemana?” Tanya Lucy dengan hati-hati.
Johnny menoleh ke arah Lucy sedikit. “Ke supermarket beliin kamu permen,” ucapnya dengan santai.
'Gila nih manusia satu,” batin Lucy.
Lucy hanya mengangguk, keheningan kembali melanda mereka, kini Lucy hanya memandang jalanan luar melalu jendela. Dan Johnny yang sedang fokus menyetir.
“Siapa Pengkhianatnya?” Tanya Johnny memecahkan keheningan.